O is for the only One I see
V is very, Very extraordinary
E is Even more than anyone that you can adore
Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for two
Two in love can make it
Take my heart and please don't break it
Love was made for me and you
L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very, very extraordinary
E is even more than anyone that you can adore
Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for two
Two in love can make it
Take my heart and please don't break it
Love was made for me and you
Love was made for me and you
Love was made for me and you
it is a beatiful song.. isn't it?
Looks like "Love " is wonderful.. emang seh.. tapi di dalam kata kata itu tersimpan seribu misteri. Misteri yang gue gak bisa ungkapin sampe sekarang.
Curi2 pandang, melihat betapa menariknya orang itu. Timbul Chemistry....
"Fall in Love" pada awalnya, semua terasa indah, ingin ketemu setiap saat. Setiap menit yang berlalu terasa sangat lambat berjalan, padahal maksud hati untuk bertemu begitu menggebu gebu. Kemudian tahap selanjutnya "Saling mengenal satu sama lain", mulai tau siapa dia, apa hobby nya, kesukaannya, sifatnya, romantiskah dia, enak enggaknya untuk jadi temen ngobrol., dan melakukan semua aktivitas bersama sama.
Step selanjutnya terjadi begitu saja, Just let it flow. Ada pertengkaran, ada kesenangan, bumbu2nya orang pacaran.
Dari tahap itu.. kemudian sebagian orang memandang hubungan itu harus berlanjut ke tahap pernikahan, ada juga yang karena tidak merasa ada kecocokan kemudian mengakhirinya..
Dalam pernikahan, juga ada dua pilihan, ada sebagian orang yang bisa menerima pernikahan dengan bahagia, ada juga yang harus cekcok karena gak sesuai dengan apa yang di harapkan kenyataannya. Itu semua bagian dari Cinta. Bagi mereka yang bahagia, menganggap cinta adalah segala2nya. Tapi bagi yang tidak bahagia, bullshit dengan apa itu cinta. Menyesali pernikahan, beranggapan mengapa semua itu harus terjadi, karena sesungguhnya mereka juga tidak menginginkan hal itu terjadi.
See... karena "Love", semua bisa terjadi ke arah yang berbeda. Tanpa kita sadari sebenarnya kita sendiri yang meng-create direction where it's gonna end.
Kadang2 ada yang setia sama pasangannya, ada juga yang lirik2 yang lain karena mungkin bosan sama pasangannya. Orang berfikir untuk mencari yang terbaik bagi dirinya. Ada juga yang menggunakan alasan "mencari yang terbaik" sebagai alasan untuk mencari kesenangan, gak puas sama yang satu kemudian beralih ke yang lain. Tapi ada juga yang mencari yang terbaik karena mengganggap dia lah yang terbaik, sehingga untuk pasangannya haruslah yang sebanding dengannya.
Yang jadi pertanyaan, sebenarnya Tuhan menggariskan semua orang itu untuk hidup berpasang2an, tapi kenapa kita agak kesulitan untuk tau siapa yang diberikan Tuhan buat kita?
Apakah Tuhan meminta untuk kita untuk mencoba2 atau menggariskan bahwa apa yang sudah kita putuskan harus dijalankan apapun resikonya?
Adakah yang di ciptakan Tuhan memang untuk hidup sendiri?
Could you please help me guys...

1 comment:
Tuhan tidak pernah menciptakan karyanya untuk hidup sendiri, Tuhan menciptakannya dengan berpasangan.. ada siang yang berpasangan dengan malam, ada matahari yang berpasangan dengan bulan, semuanya sudah diatur untuk saling melengkapi.. Tidak ada cobaan yang diberikan oleh Tuhan melebihi kemampuan kita menerima cobaan itu.. sulit karena kita menganggap hal tersebut merupakan sesuatu yang sulit... tetapi semuanya akan menjadi mudah bila kita jalankan dengan penuh keikhlasan dan kebesaran hati serta usaha... dan cinta merupakan salah satu cara untuk menemukan pasangan tersebut... Semoga yang kamu perjuangkan selama ini tidaklah menjadi sesuatu yang sia-sia :)..
Post a Comment