Tuesday, January 23, 2007

Ekspresi Aura Kejujuran

Pernahkah menatap orang terdekat ketika sedang tidur.......
Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.

Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.
Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi
akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur.
Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.

Perhatikanlah ayah Anda saat beliau sedang tidur.
Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih,
betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai
terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita,
anak-anaknya. Orang inilah yang rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan
pendidikan kita berjalan lancar.

Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibunda Anda. Kulitnya mulai keriput dan tangan yang
dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu, kini kasar karena tempaan hidup yang
keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling
rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata- mata karena rasa kasih dan sayang,
dan sayangnya, itu sering kita salah artikan.

Cobalah tatap wajah orang-orang tercinta itu...
Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya...

Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya.
Rasakanlah energi cinta yang mengalir perlahan saat menatap wajah yang terlelap itu.
Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda.

Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalahpahaman kecil yang entah kenapa
selalu saja nampak besar. Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa
tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang
kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidurpun mengungkap segalanya.

Tanpa kata, tanpa suara dia berkata... "betapa lelahnya aku hari ini".
Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita.
Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan
mendidik anak, mengatur rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita.
Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap
wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika
membuncah jika mengingat itu semua.
Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari mereka "orang-orang terkasih itu"
tak lagi membuka matanya, selamanya dan tiada lagi kasih yang akan tercurah tuk kita
sirna harapan membuncah yang tak terucapkan mereka sebelum saat itu tiba..........renungkanlah

I quote it from the email i've got today... nice reading huh..

Tuesday, January 2, 2007

Happy New Year 2007

whuih.. Akhirnya Tahun 2007 sampe juga.. Thanks GOD masih diberi kesempatan sama Tuhan buat hidup.. mungkin Tuhan juga bilang "duh.. km tuh masih banyak dosanya, neh tak kasih hidup, tapi janji yah jangan nambah dosa, bertobat... juga jangan lupa sama Aku" hihihi, mungkin itu yang di bilang yah.. cuma kita aja yang gak pernah denger.

Ngomong ngomong soal taon baru, identik sama yang namanya perayaan. Semua orang di negara manapun menunggu detik detik pergantian tahun, ingin menyambutnya sebagai sesuatu yang baru, yang menunjukkan awal dari hidup yang baru. ada yang buat pesta di gedung2, open house di rumah2 ato buat acara di lapangan, dengan membakar 'firework' ato 'kembang api' bahasa kerennya.
But it didn't happen to me. jarang banget gue nungguin yang namanya pergantian tahun. cuma pernah sekali kalo gak salah.. itupun gak kuat.. duh.. mata gue itu gak bisa diajak kompromi.. ngantuk banget. Gue lebih banyak melewatkan momment itu dengan tidur. Menurut gue pergantian Tahun itu gak beda sama pergantian hari. Boleh aja seh di rayain.. tapi entah kenapa gue emang agak males aja. sama seperti tahun tahun sebelumnya, malam pergantian itu gak aku tungguin.. tetep aja nonton tipi trus tidur. Sebenernya seh lucu juga kalo denger temen2 yang ngerayain malam pergantian tahun. Kumpul kumpul sama keluarga ato temen2 deket, buat acara, makan makan dan lain sebagainya. tapi mungkin karena kondisi badan aku juga gak begitu kuat, sering kecapekan yang berakibat sakit, jadi nya yah.. jam 10 an juga udah di bed.. siap2 buat tidur.. kadang kadang kalo gak bisa tidur yah cuma nonton tipi ato dvd dan baca buku, akhirnya ketiduran juga. Tapi film2 di tipi bagus2 juga kok, so agak berat juga untuk ngelewatin film2 itu secara gue movie mania juga seh.

Tapi intinya mo ngerayain mo enggak, gue tetap ngucapin Happy New Year, semoga di tahun ini menjadi tahun yang penuh rahmat, anugerah, sehingga kita semua bisa sukses dalam segala hal, di jauhkan dari semua masalah. All The Best...

Happy Feet

Film ini sudah beredar lumayan lama, udah kira kira 2 mingguan lebih, tapi baru sempat gue tonton hari Sabtu (30.12.06) kemarin. Itu film terakhir yang gue tonton di akhir tahun 2006.

Berkisah tentang : Putra Memphis (Hugh Jackman) dan Norma Jean (Nicole Kidman), Mumble (Elijah Wood), penguin mungil dengan bulu-bulunya yang halus mempunyai satu masalah besar: sekeras apapun usahanya, dia tidak bisa menyanyikan satu tangga nada pun. Di dunia dimana setiap penguin menarik perhatian kekasih mereka lewat lagu cinta mereka masing-masing, tapi Mumble tidak punya. Namun, Mumble adalah penari tap cemerlang! Bila dia ingin melepaskan rasa sedihnya, tidak melalui paruhnya…namun mengalir lewat “kaki gembira” nya
Saat dia tumbuh dewasa dan antusias agar dapat diterima, ia gagal dan ini adalah kesempatan terakhirnya untuk menikmati masa remajanya…kemudian berpisah dengan keluarganya. Tetapi Mumble ingin tahu dunia sekitarnya dan tidak takut pada tantangan yang menghadangnya
Dan saat laut kehabisan ikan, Sesepuh Bangsa Penguin menyalahkan Mumble dan gaya ‘hippity-hoppity’ yang aneh karena mengganggu alam mereka. Akhirnya ia memutuskan untuk melakukan perjalanan di Antartika untuk membuktikan mereka salah.

Film ini si sutradarai oleh GEORGE MILLER, di produksi WARNER BROS. PICTURES
See the trailer

http://www2.warnerbros.com/happyfeet/

Ending cerita ini bagus, Mumble dapat berhasil dengan baik membuktikan kepada Bangsa Penguin sebuah jawaban atas realita kehidupan, bukan sekedar percaya pada apa yang mereka yakini, tapi berusaha untuk lebih realistis. Di film ini juga membuktikan apa yang terbaik bagi orang lain belum tentu baik bagi diri kita sendiri. Apa yang bisa kita lakukan buat hidup kita dan kita yakini itu benar, harus kita lakukan, bukan harus mengikuti arus, menjadi yang terbaik menurut orang lain. Dan kita harus bisa membuktikan apa yang kita yakini itu benar dengan cara yang benar dan jangan pernah takut melakukan sesuatu
Itu tentang ceritanya.. tapi tokoh2 nya lucu juga.. cute banget penguinnya, mukanya cara jalannya dan badannya.. hehehe.

That's why i like cartoon movie too, cerita itu bukan aja buat anak kecil, tapi ada juga pesan moral yang kalo kita simak bisa jadi pelajaran buat kita atau buat menambah wawasan kita. .

Setuju..????