Jakarta, kota yang penuh segala galanya. Apapun ada di sana, dari kemewahan sampai kemelaratan. Bicara soal kemewahan, gaya hidup di kota metropolitan yang kesannya menjajikan, dimana orang orang berusaha tampil semaksimal mungkin kelihatan wah, dengan hartanya ataupun dengan pinjam sana sini. Semua orang berusaha menutupi kekurangan dengan penampilan yang menipu. Demikian juga dengan gaya hidup orang orang yang kelihatan kaya itu, party, clubbing, hura hura all the time. Iya kalo emang mereka punya 'duit lebih', masuk gampang keluar juga gampang. Ada orang yang sengaja membuat prestigenya naik hanya untuk masuk ke golongan orang2 high class, dengan cara utang ato pake duit mereka yang pas pasan yang sebenernya lebih berguna kalo di gunakan sehari hari ato pun di tabung. Bayangkan berapa banyak uang yang bisa di kumpulkan dari kegiatan kegiatan itu. Kalo kita olah lagi uang uang itu, mungkin sudah terbayar hutang negara ini.
Belum lama gue liat infotainment, ada artis 'Alda' yang beken lewat 'Aku Tak Biasa" meninggal karena OD. Itu ada sebagian kecil contoh dari kehidupan yang penuh kemewahan. Gak mungkin kan orang tidak mampu sanggup untuk beli obat obatan terlarang itu.. lah wong buat beli makanan sehari2 aja udah susah, gimana mau beli obat obatan terlarang, yah kalo kelasnya mereka mah paling mabuk mabukan sama minuman dengan harga murah, bahkan ada yang mencampur sendiri dari bahan spritus (itu bukan yah?) ato alkohol murni, sekedar buat mabuk.
Baru semalam gue find out kalo ada seseorang yang gue kenal baik, ternyata juga terjerumus dengan Obat obatan terlarang itu. Entah harus marah ato sedih, gue gak bisa komentar apa2. Cuma mikir aja mo jadi apa hidupnya. Selidik punya selidik ternyata terjerumusnya dia itu karena temannya. Aku cuma mikir.. teman macam apa yah kalo begitu.. udah tau itu gak baik kok yah ngajak2 orang lain.. ngajakin orang untuk berbagi dosa.. Dia cuma bilang untuk melupakan masalahnya dia pake cara itu. Buat apa seh sebenernya ada psikiater? ada dokter? ada ustad? ada Pastor? dan ada Tuhan? kalo untuk menyelesaikan masalah cuma pake cara itu.
Semua orang punya masalah, besar ato kecil. Gue masih berfikir, untung selama gue punya masalah gue selalu lari menghadap Tuhan. Walaupun kadang kadang tidak secara langsung ato nyata gue melihat jawabannya atas doa doa gue. Tapi tetap gue berterima kasih atas karunianya, gue masih diberi kesempatan hidup, masih diberi keleluasaan untuk bergerak, menghirup udara dengan bebas, dan lain sebagainya yang diberikanNya pada kita.
Ps. Moga moga Tuhan bisa menyadarkan semua orang yang hidupnya sudah melenceng jauh dari jalanNYa. Semoga dunia ini damai.. Ingat Kiamat sudah dekat.. (kayak judul pilem.. :D)
Amienn
Friday, December 29, 2006
Wednesday, December 20, 2006
~ L o V e ~
L is for the way you Look at me
O is for the only One I see
V is very, Very extraordinary
E is Even more than anyone that you can adore
it is a beatiful song.. isn't it?
Looks like "Love " is wonderful.. emang seh.. tapi di dalam kata kata itu tersimpan seribu misteri. Misteri yang gue gak bisa ungkapin sampe sekarang.
Curi2 pandang, melihat betapa menariknya orang itu. Timbul Chemistry....
"Fall in Love" pada awalnya, semua terasa indah, ingin ketemu setiap saat. Setiap menit yang berlalu terasa sangat lambat berjalan, padahal maksud hati untuk bertemu begitu menggebu gebu. Kemudian tahap selanjutnya "Saling mengenal satu sama lain", mulai tau siapa dia, apa hobby nya, kesukaannya, sifatnya, romantiskah dia, enak enggaknya untuk jadi temen ngobrol., dan melakukan semua aktivitas bersama sama.
Step selanjutnya terjadi begitu saja, Just let it flow. Ada pertengkaran, ada kesenangan, bumbu2nya orang pacaran.
Dari tahap itu.. kemudian sebagian orang memandang hubungan itu harus berlanjut ke tahap pernikahan, ada juga yang karena tidak merasa ada kecocokan kemudian mengakhirinya..
Dalam pernikahan, juga ada dua pilihan, ada sebagian orang yang bisa menerima pernikahan dengan bahagia, ada juga yang harus cekcok karena gak sesuai dengan apa yang di harapkan kenyataannya. Itu semua bagian dari Cinta. Bagi mereka yang bahagia, menganggap cinta adalah segala2nya. Tapi bagi yang tidak bahagia, bullshit dengan apa itu cinta. Menyesali pernikahan, beranggapan mengapa semua itu harus terjadi, karena sesungguhnya mereka juga tidak menginginkan hal itu terjadi.
See... karena "Love", semua bisa terjadi ke arah yang berbeda. Tanpa kita sadari sebenarnya kita sendiri yang meng-create direction where it's gonna end.
Kadang2 ada yang setia sama pasangannya, ada juga yang lirik2 yang lain karena mungkin bosan sama pasangannya. Orang berfikir untuk mencari yang terbaik bagi dirinya. Ada juga yang menggunakan alasan "mencari yang terbaik" sebagai alasan untuk mencari kesenangan, gak puas sama yang satu kemudian beralih ke yang lain. Tapi ada juga yang mencari yang terbaik karena mengganggap dia lah yang terbaik, sehingga untuk pasangannya haruslah yang sebanding dengannya.
Yang jadi pertanyaan, sebenarnya Tuhan menggariskan semua orang itu untuk hidup berpasang2an, tapi kenapa kita agak kesulitan untuk tau siapa yang diberikan Tuhan buat kita?
Apakah Tuhan meminta untuk kita untuk mencoba2 atau menggariskan bahwa apa yang sudah kita putuskan harus dijalankan apapun resikonya?
Adakah yang di ciptakan Tuhan memang untuk hidup sendiri?
Could you please help me guys...
O is for the only One I see
V is very, Very extraordinary
E is Even more than anyone that you can adore
Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for two
Two in love can make it
Take my heart and please don't break it
Love was made for me and you
L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very, very extraordinary
E is even more than anyone that you can adore
Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for two
Two in love can make it
Take my heart and please don't break it
Love was made for me and you
Love was made for me and you
Love was made for me and you
it is a beatiful song.. isn't it?
Looks like "Love " is wonderful.. emang seh.. tapi di dalam kata kata itu tersimpan seribu misteri. Misteri yang gue gak bisa ungkapin sampe sekarang.
Curi2 pandang, melihat betapa menariknya orang itu. Timbul Chemistry....
"Fall in Love" pada awalnya, semua terasa indah, ingin ketemu setiap saat. Setiap menit yang berlalu terasa sangat lambat berjalan, padahal maksud hati untuk bertemu begitu menggebu gebu. Kemudian tahap selanjutnya "Saling mengenal satu sama lain", mulai tau siapa dia, apa hobby nya, kesukaannya, sifatnya, romantiskah dia, enak enggaknya untuk jadi temen ngobrol., dan melakukan semua aktivitas bersama sama.
Step selanjutnya terjadi begitu saja, Just let it flow. Ada pertengkaran, ada kesenangan, bumbu2nya orang pacaran.
Dari tahap itu.. kemudian sebagian orang memandang hubungan itu harus berlanjut ke tahap pernikahan, ada juga yang karena tidak merasa ada kecocokan kemudian mengakhirinya..
Dalam pernikahan, juga ada dua pilihan, ada sebagian orang yang bisa menerima pernikahan dengan bahagia, ada juga yang harus cekcok karena gak sesuai dengan apa yang di harapkan kenyataannya. Itu semua bagian dari Cinta. Bagi mereka yang bahagia, menganggap cinta adalah segala2nya. Tapi bagi yang tidak bahagia, bullshit dengan apa itu cinta. Menyesali pernikahan, beranggapan mengapa semua itu harus terjadi, karena sesungguhnya mereka juga tidak menginginkan hal itu terjadi.
See... karena "Love", semua bisa terjadi ke arah yang berbeda. Tanpa kita sadari sebenarnya kita sendiri yang meng-create direction where it's gonna end.
Kadang2 ada yang setia sama pasangannya, ada juga yang lirik2 yang lain karena mungkin bosan sama pasangannya. Orang berfikir untuk mencari yang terbaik bagi dirinya. Ada juga yang menggunakan alasan "mencari yang terbaik" sebagai alasan untuk mencari kesenangan, gak puas sama yang satu kemudian beralih ke yang lain. Tapi ada juga yang mencari yang terbaik karena mengganggap dia lah yang terbaik, sehingga untuk pasangannya haruslah yang sebanding dengannya.
Yang jadi pertanyaan, sebenarnya Tuhan menggariskan semua orang itu untuk hidup berpasang2an, tapi kenapa kita agak kesulitan untuk tau siapa yang diberikan Tuhan buat kita?
Apakah Tuhan meminta untuk kita untuk mencoba2 atau menggariskan bahwa apa yang sudah kita putuskan harus dijalankan apapun resikonya?
Adakah yang di ciptakan Tuhan memang untuk hidup sendiri?
Could you please help me guys...
Friday, December 15, 2006
Surgery....takuuuuuuuut
Surgery..
Membayangkan kata itu aja udah buat gue merinding.. Dulu kalo ngunjungin temen or anybody ke Hospital yang mereka baru aja jalanin surgery, cuma bisa..hihihi banyangin bahwa ada yang di utak utik dari tuh body.. membayangkan darah yang keluar dari tubuh, pernak pernik kita di pegang2 and di obrak abrik.. wah... gak deh..
Dan gak pernah kebayang sebelumnya, akhirnya gue harus melalui step itu.. mengingat selama ini riwayat penyakit yang gue derita gak sampai harus surgery segala..
Tapi kemaren, mau gak mau, setelah dengar vonis dari 6 dokter yang berbeda, emang ternyata gue harus melaluinya juga..
Well.. emang gak serius2 amat seh operasinya.. cuma operasi usus buntu gitu loh.. tapi bagi gue, itu pengalaman pertama dan tetap trauma kalo harus berurusan sama yang namanya sur**** itu.
Schedule yang udah dibuat harusnya hari Rabu (06.12.06.. keren banget yah angkanya) jam 16 wib akan di eksekusi masalah gue, tapi ternyata karena terlalu lama oka (eh gitu bukan seh nulisnya.. *tau deh) ato puasa, makanya dipercepat jadi jam 14.00 wib.
Padahal gue baru aja nyampe RS jam 11.. dah gitu selesai adm kira2 jam 12.30 an..
kebayang deh dikit amat yah waktu yang diberikan untuk sekedar menenangkan diri.. hihihi
Thanks GOD. operasinya berhasil dengan baik, bagian usus gue yang gak bener itu di potong. walaupun ada beberapa kendala dimana awal di bius, sempat asam lambung gue keluar semua, karena maag gue udah kena juga kayaknya.
Pasca operasi, antara sadar dan enggak, gue udah di bawa ke kamar lagi.. gak tau itu jam berapa.. soalnya sadar2nya udah jam 18.00 wib..
Ternyata penderitaan gue di mulai lagi sejak saat itu.. maag gue yang gak bisa kompromi, infus yang juga gak bisa masuk (pergelangan tangan gue bengkak n gak bisa menerima infus) dan rasa sakit di perut sebelah kanan gue bekas di belek tadi. Mau mati rasanya.. sementara perut kok berasa kembung, pengen pipis.. tapi gak bisa juga..
wah mati deh gue bentar lagi..(cuma itu yang ada di benak gue)
Mencoba untuk duduk, padahal waktu itu gue di papah kakak n adik gue.. setengah mati rasanya.. dan tetep gak bisa pipis juga.. Gak bisa tidur semalaman, nahanin sakit.
Akhirnya pagi datang, tapi sedihnya belum juga boleh minum... udah berapa lama tuh gue puasa kalo gitu.. kejamnya.. hiks hiks.
Setelah dokter dateng jam 8 pagi, akhirnya boleh minum air.. cuma.. tetep aja sakit.. soalnya maag gue emang udah bener2 sakit.
whuih.. kayaknya gak usah di bahas lagi deh.. penderitaan itu tetap aja ada.. hihihi.. ntar kalo di ceritain detailnya, kesannya gue gimana gitu..
Well..baru hari ini masuk kantor lagi.. bosan selama di rumah agak2 hilang, karena udah ketemu teman2 yang baik, cuma malesnya kudu kerja lagi yah.. pengennya seh ke kantor tuh untuk senang2.. maen, ngobrol, gosip, etcetera..
Makasih yah buat teman teman gue yang udah mensupport gue.. menguatkan gue selama gue sakit, dan selama pemulihan pasca operasi.. Will be remember it forever guys..
And also buat B** yang udah utak atik blog gue.. tapi minta di utak atik lagi dong B**.
Thanks a lot yah say..... :)
Membayangkan kata itu aja udah buat gue merinding.. Dulu kalo ngunjungin temen or anybody ke Hospital yang mereka baru aja jalanin surgery, cuma bisa..hihihi banyangin bahwa ada yang di utak utik dari tuh body.. membayangkan darah yang keluar dari tubuh, pernak pernik kita di pegang2 and di obrak abrik.. wah... gak deh..
Dan gak pernah kebayang sebelumnya, akhirnya gue harus melalui step itu.. mengingat selama ini riwayat penyakit yang gue derita gak sampai harus surgery segala..
Tapi kemaren, mau gak mau, setelah dengar vonis dari 6 dokter yang berbeda, emang ternyata gue harus melaluinya juga..
Well.. emang gak serius2 amat seh operasinya.. cuma operasi usus buntu gitu loh.. tapi bagi gue, itu pengalaman pertama dan tetap trauma kalo harus berurusan sama yang namanya sur**** itu.
Schedule yang udah dibuat harusnya hari Rabu (06.12.06.. keren banget yah angkanya) jam 16 wib akan di eksekusi masalah gue, tapi ternyata karena terlalu lama oka (eh gitu bukan seh nulisnya.. *tau deh) ato puasa, makanya dipercepat jadi jam 14.00 wib.
Padahal gue baru aja nyampe RS jam 11.. dah gitu selesai adm kira2 jam 12.30 an..
kebayang deh dikit amat yah waktu yang diberikan untuk sekedar menenangkan diri.. hihihi
Thanks GOD. operasinya berhasil dengan baik, bagian usus gue yang gak bener itu di potong. walaupun ada beberapa kendala dimana awal di bius, sempat asam lambung gue keluar semua, karena maag gue udah kena juga kayaknya.
Pasca operasi, antara sadar dan enggak, gue udah di bawa ke kamar lagi.. gak tau itu jam berapa.. soalnya sadar2nya udah jam 18.00 wib..
Ternyata penderitaan gue di mulai lagi sejak saat itu.. maag gue yang gak bisa kompromi, infus yang juga gak bisa masuk (pergelangan tangan gue bengkak n gak bisa menerima infus) dan rasa sakit di perut sebelah kanan gue bekas di belek tadi. Mau mati rasanya.. sementara perut kok berasa kembung, pengen pipis.. tapi gak bisa juga..
wah mati deh gue bentar lagi..(cuma itu yang ada di benak gue)
Mencoba untuk duduk, padahal waktu itu gue di papah kakak n adik gue.. setengah mati rasanya.. dan tetep gak bisa pipis juga.. Gak bisa tidur semalaman, nahanin sakit.
Akhirnya pagi datang, tapi sedihnya belum juga boleh minum... udah berapa lama tuh gue puasa kalo gitu.. kejamnya.. hiks hiks.
Setelah dokter dateng jam 8 pagi, akhirnya boleh minum air.. cuma.. tetep aja sakit.. soalnya maag gue emang udah bener2 sakit.
whuih.. kayaknya gak usah di bahas lagi deh.. penderitaan itu tetap aja ada.. hihihi.. ntar kalo di ceritain detailnya, kesannya gue gimana gitu..
Well..baru hari ini masuk kantor lagi.. bosan selama di rumah agak2 hilang, karena udah ketemu teman2 yang baik, cuma malesnya kudu kerja lagi yah.. pengennya seh ke kantor tuh untuk senang2.. maen, ngobrol, gosip, etcetera..
Makasih yah buat teman teman gue yang udah mensupport gue.. menguatkan gue selama gue sakit, dan selama pemulihan pasca operasi.. Will be remember it forever guys..
And also buat B** yang udah utak atik blog gue.. tapi minta di utak atik lagi dong B**.
Thanks a lot yah say..... :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
